Sarasehan tentang “Pendidikan di Indonesia” oleh UKM Fokus DAC IAI Dalwa

Bangil, Dalwa Berita- Unit Kegiatan Mahasiswa Forum Diskusi (UKM Fokus) kembali menyelenggarakan Dalwa Aktivis Club (DAC). Forum diskusi ini terbuka untuk setiap aktivis Institut Agama Islam Darullughah Wadda’wah dengan mengangkat tema “Bobroknya Pendidikan di Indonesia” tamu undangan dan peserta saling angkat suara.

Habib Lutfi Al-Habsyi, sebagai wakil direktur Pascasarjana IAI Dalwa berkomentar bahwa menurutnya judul dari acara ini kurang pas.

“Sebelumnya saya komentari judul acara ini, bukan hanya “Bobroknya Pendidikan di Indonesia” saja, tapi ada tambahan. Jadi “Bobroknya Pendidikan di Indonesia, Salah siapa?” Karena pasti ada sebabnya pendidikan Indonesia itu bobrok, lalu siapa yang salahnya?”, komentar beliau pada hari Kamis malam (16/01/2020) di Dalwa Syari’ah Cafe.

Pasca komentar Habib Lutfi, hadirin saling mengutarakan pendapatnya. Ada yang menyalahkan sistem pendidikan, sebagaimana yang diungkapkan oleh Ulin Nuha salah satu peserta acara. “Kebobrokan pendidikan Indonesia ada di sistemnya.”, ungkapnya.

Selain itu, banyak juga yang berpendapat bahwa kebobrokan pendidikan di Indonesia itu karena siswanya. Namun dari banyak yang berkomentar, hanya Dr. Asep Rahmatullah M.Pd. yang berpendapat bahwa pendidikan Indonesia sebenarnya baik-baik saja.

“Saya berpendapat semuanya salah. Yang ngukur bobrok itu siapa? Jelas PISA (Programme for International Student Assessment.) PISA itu siapa? Jelas asing. Masa kita mau diatur sama Asing?. Katanya anti Asing? Sebenarnya pendidikan Indonesia itu tidak bobrok, tidak. Pendidikan Indonesia baik-baik saja.” ujar Dr. Asep. “Jika pendidikan Indonesia benar-benar bobrok, mana mungkin kita bisa santai-santai begini. Harusnya sudah dibom, tapi buktinya aman-aman aja.”Atep/red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *